Halloween Costume ideas 2015

Antisipasi Kamtibmas Jelang Putusan MK, Polres Nabire Gelar Silahturahmi dalam Coffee Morning


SUARA.NABIRE - Demi menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Putusan MK terkait sengketa hasil Pilbub di kabupaten Nabire yang akan diumumkan tanggal 19 Maret 2021, Polres Nabire menggelar silahturahmi dalam Coffee Morning yang dihadiri Pemerintah Daerah dan unsur Forkopinda, beserta perwakilan masyarakat di Kabupaten Nabire.

Acara tersebut digelar pada hari Rabu (17/03/21), Pukul 09.30 WIT, yang bertempat di Ruang Birokrasi Polri (RBP) Polres Nabire.

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., yang didampingi PLH Bupati Nabire, Daniel Maipon S.STP, perwakilan Kajari Nabire, Dandim 1705 Nabire, Letkol Inf. Benny Wahyudi, M.Si., dan Ketua Pengadilan yang diwakili oleh Yanuar N. Fahmi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Nabire menghimbau kepada masyatakat untuk menjaga sitkamtibmas di kabupaten Nabire dan tidak mudah terprovokasi dengan berita negatif menjelang keputusan MK pada tanggal 19 September 2021 nanti.

"Putusan MK tanggal 19 esok adalah bagian dari tahapan proses akhir pemilu, sehingga apapun putusannya harus kita hormati bersama, mari kita sosialisasikan bersama kepada masyarakat kita agar tercipta situasi yang aman di daerah kita," ungkap Kapolres dalam amanatnya.

Tak lupa Kapolres memberikan apresiasinya kepada semua komponen karena hingga saat ini situasi kabupaten Nabire dalam keadaan kondusif. "Itu adalah peran kita bersama sehingga mari kita pertahankan bersama kota yang kita cintai ini," tuturnya.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya juga mendapatkan penambahan BKO Brimob Polri yang bertujuan untuk membantu keamanan semua warga pada saat putusan MK nanti, dimana Nabire diprediksi oleh pemerintah pusat termasuk daerah yang rawan

"Kapolri melalui Kapolda Papua mengucapkan terima kasih dengan situasi Nabire yang aman dalam agenda Pilkada ini, Kapolda memiliki program kinerja prioritas, yaitu dalam penyelesaian permasalahan agar dilakukan secara cepat dan berkeadilan tanpa harus melalui pengadilan negeri," demikian amanat Kapolri dan Kapolda Papua yang diteruskan oleh Kapolres Nabire.

Dalam kesempatan tersebut, PLH Bupati Nabire, Daniel Maipon S.STP., menegaskan bahwa Pemda Nabire dan Forkompinda mendukung penuh penegakan hukum yang akan diambil dalam rangka menjaga keamanan di Kabupaten Nabire

"Terkait jadwal pengunguman MK tanggal 19 Maret 2021, kita akan mendengar putusan tertinggi dalam proses Pilkada Nabire, sehingga kami pemerintah daerah meminta dan menyerukan serta berharap untuk apapun bentuk putusannya agar kita semua dapat menerima," demikian himbauan Daniel mewakili Pemkab Nabire


Foto bersama Kapolres Nabire, PLH Bupati, Dandim 1705, dan pihak Kejari Nabire

Dandim 1705 Nabire, Letkol Inf. Benny Wahyudi, M.Si., dalam kesempatan yang sama juga mengucapkan terima kasih kepada semua undangan yang hadir, serta berpesan agar semua pihak bisa bersama-sama saling menjaga dan tidak mudah terhasut serta terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Kami mewakili TNI di Kabupaten Nabire siap mendukung keamanan di seluruh wilayah kabupaten Nabire. Mari kita jaga kesehatan dengan menjaga protokol kesehatan," demikian ungkap Dandim 1705 Nabire.

Ditambahkan Dandim bahwa Nabire merupakan daerah entri dari beberapa daerah di pegunungan, sehingga menjadi tolak ukur keamanan.

Mewakili Kajari Nabire, Kasi Pidum Toto Harmiko, SH., dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Konstitusi membuka ruang luas untuk memperjuangkan keadilan sehingga Kejaksaan Negeri siap terkait hal tersebut.

"Sesuai Pasal 24 huruf C, maka kami kejaksaan tidak mencampuri apa yang menjadi ranah MK yang merupakan putusan hasil akhir atau final, sehingga mari kita hormati keputusan tersebut secara bersama," ungkap Toto.

Toto juga memohon kepada pihak yang terlibat dalam kontestasi Pilbub Nabire dan tim pemenangan, agar bertanggung jawab dalam hal menjaga keamanan dan harus patuh dan tunduk dalam putusan konstitusi, karena ranah hukum telah membuka ruang yang sebesar-besarnya terkait keadilan.

"Agar semua pihak dapat menerima dengan lapang dada dan apapun keputusan MK, kita semua harus dapat merangkul semua pihak, karna kesuksesan berangkat dari bekerja bersama-sama," demikian tutup Toto mewakili Kejaksaan Negeri Nabire.

Adapun beberapa Tokoh Perwakilan masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah: Daud Kadepa (Kepala Suku Mee), I Gede Putra Wijaya (Wakil Ketua PHDI), Petrus Asso (Tokoh Agama), Herman Mofu (Tokoh pemuda), Pastor Yohanes Agus, SJ (Pastor KSK), B. Manurung (Tokoh BKKBN), H. Nuryadi (MUI), Coko Sasonoko (Dandensipur 012 OHH), Deni H. Laturiuh (Kepala Suku Maluku), A. S Songgonau (Kepala Suku Moni), H. Mukromin (Tokoh Agama), Amiruloh Hasyim (Ketua KKSS), Bentot YS Yatipai (Ketua Tim Paslon 01), Adriana Sahempa (Bawaslu), J. Samon Sabra (Danyon), Wilhelmus Degey (Ketua KPU), Agus Rimba (Ketua Tim Paslon 03), Jon Wayar (Humas Wate), Stev Liatpasen (Kasat Pol PP), Ayub Wonda (Kepala Suku D3N), Enos Kaviar (Kepala Suku Biak), Piter Worobay (Ketua Tim Paslon 02), beserta tamu undangan lainnya.

Pantauan awak media ini kegiatan berlangsung dengan tertib sesuai dengan Prokes Covid-19, dan berakhir sekitar Pukul 12.15 WIT. Adapun Coffee Morning tersebut diselenggarakan dalam rangka silaturahmi menyikapi situasi Kamtibmas yang kondusif di kabupaten Nabire, sehingga jelang putusan MK pada tanggal 19 Maret 2021 tercipta rasa aman dan kondusif yang merupakan komitmen bersama. (Red)
Label:

Posting Komentar

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget